• 8

    Mar

    Makanan Sehat vs Pikiran Sehat

    Sebelum menikah … Walopun banya yang bilang kalau saya itu terlalu cungkring, tapi gak sekalipun saya kepikiran untuk mengatur pola makan. Asalkan bukan seledri, pete, atau jengkol, apapun makanannya … hajaaar! Hehehe … Lagipula, saya juga termasuk yang sulit untuk gemuk. Jadi, salah besar kalau ada yang menyangka , saya cungkring karena susah makan. Makan saya banyaak :D Alhamdulillah, juga jarang banget sakit. Akhirnya, dengan alasan-alasan tersebut, gak sekalipun terpikir untuk mengatur pola makan. Toh, badan saya gak pernah protes :) Setelah menikah … Ketika melahirkan anak pertama, berat badan saya sedikit bertambah. Setelah melahirkan anak kedua, baru deh bertambah banyak. Itupun, saya sebetulnya masih gak mau pusingin sama urusan pola makan. Kalau aja 
  • 16

    Sep

    Dear, Teman Lama. Pliiis, Deh!

    Untuk versi lengkapnya, mending beli komiknya aja, deh. Dijamin minimal bakal bikin kita ngakak. Kalau sampe merasa ‘tertampar’ berkali-kali, berarti yang baca setipe sama Mak Irits hahaha. Oiya, untuk cerita ini ada di halaman 71. Gak bisa dipungkiri sejak ada social media, jadi makin banyak yang melakukan reuni. Terutama di awa...
  • 29

    Aug

    Berhenti Mengeneralisir. Berkaca Dari Kasus Miss BBM

    Saya dari dulu gak suka dengan yang namanya mengeneralisir. Gak suka karena biasanya dipakai untuk sesuatu yang terkesan negatif. Contohnya begini… “Indonesia banget, deh!” Biasanya suka dipakai untuk hal-hal seperti jam karet, korupsi, kerusuhan, dan lain-lain. Iya, saya tau kalau hal seperti itu terjadi di Indonesia. Tapi, kalau di generalisir, kesannya semua orang Indonesia itu kayak begitu. Padahal kan enggak. Banyak kok orang Indonesia yang baik. “Semua cowok emang begitu. Nyebelin.” Nah, kadang ada beberapa perempuan yang suka mengeneralisir dengan ngomong kayak gitu kalau lagi sebel sama cowok. Seolah-olah semua cowok nyebelin, padahal butuh juga kan? Hihihi. Eits! Gak cuma cewek yang kayak gitu, ada juga cowok yang kayak begitu kalau lagi sebel sam
  • 3

    Aug

    Sehat Karena Pikiran

    Bagaikan petir di siang bolong ketika dokter spesialis mengatakan kalau besar kemungkinan payudara sebelah kiri saya terkena tumor ganas (masyarakat umum mengenalnya sebagai kanker). Segera diminta melakukan operasi dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kepastian apakah tumor tersebut benar ganas atau tidak. Kalau ganas, berapa stadiumnya. Memang semua itu baru berupa kemungkinan. Tapi, melihat beberapa gejala yang saya rasakan. Ditambah pengalaman bertahun-tahun menangani pasien dengan gejala serupa, dokter pun sepertinya sudah yakin kalau prediksinya itu benar. Bagaikan seorang anak kecil, saya seketika langsung menangis di ruang dokter. Saya tidak peduli dengan pandangan banyak orang yang melihat saya menangis ketika keluar dari ruangan. Saya mencoba mencari second opinion den
  • 15

    Jul

    (Tidak Semua) Air Putih Layak Konsumsi

    Udara yang panas di bulan puasa, lihat segelas air dingin dengan es batu di dalamnya seperti foto di atas, rasanya menggoda banget untuk diminum, ya. Eits! Tapi, jangan buru-buru! Air yang ada di foto itu gak layak minum, lho. Sebelum saya kasih tau jawabannya, sebaiknya kita tau dulu apa, sih kriteria air putih yang layak di konsumsi. Menurut berbagai sumber yang saya dapat di internet, ada 3 garis besar syarat air layak dikons...
  • 7

    Jul

    Sebelum (Bermimpi) Menjadi Seorang Presiden

    Kejadian ini sekitar 2-3 tahun lalu. Salah seorang teman bertanya ke saya… Teman: “Seandainya Mbak jadi presiden, mau ngapain? Apa yang mau dikerjakan?” Saya: “Gak mau ah berandai-andai jadi presiden.” Teman: “Kenapa, Mbak? Ini kan cuma berandai-andai?” Saya: “Ya, karena saya sudah merasakan sendiri gimana rasanya menjadi orang tua.” Saya lalu menjelaskan panjang-lebar, dengan suasana santai tentunya, apa maksud dari ucapan saya itu. Ketika saya baru dikaruniai 1 orang anak, hidup sepertinya mudah-mudah aja. Saya merasa bisa memahaminya. Anak saya pun bukan tipe yang rewel apalagi gampang tantrum. Kesehatannya pun baik, jarang sakit. Ketika kemudian saya kembali dianugerahi buah hati, mulai deh timbul masalah-masalah baru yang tadiny
  • 4

    Jul

    Si Bening Yang Menyegarkan

    Berpuasa itu katanya menyehatkan badan. Tapi, yang seringkali saya khawatirkan ketika berpuasa adalah sakit kepala. Gak berpuasa aja, saya sering sakit kepala, apalagi berpuasa? Sebetulnya, bukan salah puasanya. Tapi, salah saya sendiri yang kadang suka cuek sama urusan minum. Idealnya, orang dewasa itu minum air putih 2 liter dalam sehari. Malah saya pernah baca kalau hitungan ideal adalah 40ml/berat badan. Itu artinya saya harus minum sekitar 2 liter sehari *gak perlu saya sebutin berat badan saya kayaknya, ya ;) Kalau tidak sedang berpuasa, minum air 2 liter sehari tidak menjadi masalah. Yang harus saya perangi adalah rasa malas. Tapi, bagaimana kalau lagi puasa? Kayaknya saya harus bikin strategi, nih, supaya tetep bisa minum 2 liter sehari. Duh, udah kayak pertandingan aja pake nyus
  • 2

    Jul

    Tips Sahur Yang Asik

    Sahur itu bakalan asik kalau gak kesiangan bangun. Coba deh kalau kita kesiangan bangun, pasti grabak-grubuk. Masih untung kalau masih sempet makan 1-2 suap atau paling enggak minum segelas air. Nah, kalau enggak? Berarti jalanin aja puasanya dengan (lebih) tabah, ya hehe. Nah, kalau gitu, gimana caranya supaya gak kesiangan bangun, gak grabak-grubuk, dan bikin sahur kita tetep asik? Berikut tipsnya: Siapkan makan dari malam hari jadi pas sahur tinggal angetin aja. Tapi, kalau tumis sayur sih sebaiknya dimasak mendadak, ya. Jangan diangetin lagi. Supaya gak terburu-buru, sayurnya dipotong-potong dari malem hari juga boleh. Menu singkat lainnya, goreng telor ceplok. Dikasih kecap pake nasi hangat, itu udah enak banget, deh! Yang males atau gak sempet masak, beli makanannya saat malam ha
  • 22

    May

    MyTelkomsel, My Soulmate

    Bisa dibilang saya dengan nomor telpon dari kartu HALO Telkomsel yang saya miliki sekarang ini udah seperti soulmate. Gimana gak soulmate, saya sudah memiliki nomor ini kurang lebih 14 tahun lamanya. Nomor perdana saya dan tetap bertahan sampai sekarang. Nomor dimana zaman itu masih mahal-mahalnya, dari mulai beli kartu perdana sampai tagihan per bulan. Inget banget kalau lagi ditugasin ke luar kota, suka ketar-ketir kalau mau nelpon. Horor banget kalau denger kata “ROAMING” hahaha. Ketika mulai muncul kartu pra bayar dan harga kartu perdana juga pulsanya semakin murah, saya tetap bertahan dengan nomor kartu HALO saya ini. Beberapa kali saya mendapat pertanyaan kenapa gak pindah ke kartu pra bayar? Apa saya gak khawatir setiap bulan bakalan jebol tagihannya?
  • 26

    Mar

    Aku Cinta Pohon Karena...

    Ketika menjemput putri saya di sekolah, di pintu dan jendela kelasnya seperti biasa tertempel hasi karya anak-anak. Kali ini, mereka berpendapat tentang “Aku Cinta Pohon“. Lucu dan menggemaskan membaca satu per satu tulisan mereka yang berumur antara 7-8 tahun. Walaupun ...
- Next

Author

Follow Me